Kegiatan Abdimas melalui Penyuluhan dan Pelatihan Penggunaan dan Pengelolaan Aplikasi Web Kopi kembali diselenggarakan oleh Tim Dosen dan Mahasiswa Institut Digital Ekonomi LPKIA kepada Mitra KSM Preanger Spesialty Desa Mekar Wangi

INSTITUT DIGITAL EKONOMI > News and Update > Article > Blog > Kegiatan Abdimas melalui Penyuluhan dan Pelatihan Penggunaan dan Pengelolaan Aplikasi Web Kopi kembali diselenggarakan oleh Tim Dosen dan Mahasiswa Institut Digital Ekonomi LPKIA kepada Mitra KSM Preanger Spesialty Desa Mekar Wangi

Desa Mekarwangi, terletak di kaki Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat, memiliki potensi luar biasa dalam produksi komoditas kopi yang berkualitas tinggi. Namun, seperti banyak daerah pedesaan, tantangan terbesar yang dihadapi adalah bagaimana menghubungkan produksi lokal dengan pasar yang lebih luas sehingga diharapkan dapat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi. Untuk mengatasi hambatan ini, para petani tentu harus merubah pola pemasaran yang dilakukan secara tradisional ke pola yang menggunakan teknologi yaitu dalam hal ini dengan cara memanfaatkan internet dan aplikasi berbasis Web.

Untuk kali ke dua, pada Hari Sabtu, Tanggal 21 Oktober 2023 kembali diselenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bentuk penyuluhan dan pelatihan oleh Tim Dosen dan Mahasiswa Institut Digital Ekonomi LPKIA kepada Mitra Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Preanger Spesialty bertempat di Desa Mekarwangi, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat. Tema yang diangkat pada kegiatan kali ini adalah bagaimana para mitra dapat menggunakan dan mengelola aplikasi Web Commerce (https://ksmpreangercoffe.com) yang telah dibangun pada kegiatan sebelumnya.

Mitra dilatih bagaimana untuk menambahkan, menghapus, memutahirkan, dan mencari data/informasi meliputi seluruh fitur (produk, testimoni, galery, berita) pada aplikasi yang dibangun. Selain fitur, mitra juga diberikan pemahaman terkait perbedaan penggunaan antara User Side dan Client Side. Dengan pendampingan oleh tim, satu persatu dari mitra diminta untuk mencoba melakukan pengelolaan aplikasi ini melalui perangkat PC, Laptop, dan Handphone. Diharapkan dari kegiatan pelatihan ini kedepannya mitra dapat secara mandiri melakukan pengelolaan dan pemutahiran data/informasi yang dimuat dalam aplikasi web tersebut. Karena semakin banyak data/informasi yang disampaikan, maka tentunya secara tidak langsung kegiatan tersebut dapat menjadi pemasaran produk kopi yang dapat menjangkau khalayak luas.

Bapak Ade Syarief selaku sekretaris Gapoktan KSM Preanger Spesialty, menyatakan “Kami sangat senang dengan diadakannya kegiatan ini, kami merasa terbantu yang asalnya tidak bisa menggunakan laptop menjadi bisa. Dan mudah mudahan kami bisa bersaing di era digitalisasi ini”.

Mengadopsi teknologi ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi peningkatan penjualan kopi Desa Mekarwangi, tetapi juga memberdayakan komunitas lokal secara lebih luas. Dengan keterampilan baru ini, para petani kopi dapat secara langsung terlibat dalam pemasaran produk mereka, memotong perantara, dan mendapatkan pengakuan yang lebih besar atas kualitas kopi mereka.

 

GDPR